Demi eSports, Sekolah Ini Kerjasama Dengan Warnet

Demi eSports, Sekolah Ini Kerjasama Dengan Warnet

Sekarang ini, banyak orang makin terbuka terhadap hal yang sebelumnya dianggap tak layak, seperti game. Bahkan, saking terbukanya, para pelaku dunia pendidikan mulai memberlakukan mata pelajaran game di sekolahnya. Setelah SMA 1 PSKD Jakarta yang memberlakukan mata pelajaran eSports pada tahun 2016. Kini, demi menjadi sekolah esports, sekolah Bina Bangsa kerjasama dengan Hardcore iCafe Malang.

Bina Bangsa Menjadi Sekolah esports di Malang

Sekolah Bina Bangsa kerjasama dengan Hardcore iCafe Malang pada bulan Januari ini untuk menjadi sekolah esports. Sekolah ini bekerja sama dengan warnet ternama di Kota Malang tersebut dalam rangka untuk menggelar mata pelajaran eSports untuk para siswanya.

Hardcore Inet Malang

Hardcore sendiri merupakan sebuah café internet yang letaknya ada di Jalan Dieng,Kota Malang. Sebelum kerja sama dijalin dengan sekolah Bina Bangsa Malang, iCafe ternama Malang ini baru saja mendapatkan sertifikasi yang berasal dari perusahaan teknologi terkemuka NVIDIA. Ada pun sertifikasi yang diraih berkaitan dengan program NVIDIA GeForfe-Certified iCafe. Program ini sendiri merupakan cara NVIDIA standardisasi warnet yang mana dibuat untuk mengubah kesan negatif warnet jadi positif.

Hardcore iCafe Malang

Program ini menjadikan warnet yang mengikutinya harus mempunyai fasilitas games yang memadai sesuai dengan kriteria NVIDIA seperti hardware yang top sampai dengan suasana warnet yang layak jadi tempat hiburan. Diharapkan, dengan adanya program ini, warnet yang mendapatkan sertifikasi dapat dipakai sebagai tempat berlatih dan juga memulai karir dari tim eSports di Indonesia, alih-alih sebagai hiburan saja.

Hardcore iCafe Bootcamp Room

Berkaitan dengan Sekolah Bina Bangsa kerjasama dengan Hardcore iCafe Malang, via tanda tangan nota kesepahaman, iCafe tersebut akan memberi kontribusi berupa pengajaran dan dukungan eSports di sekolah tersebut. Salah satu bentuk kontribusi yang disebutkan adalah fasilitas ruangan boot camp untuk tim eSports sekolah Bina Bangsa, seminar eSports tentang inspirasi dan pengalaman di dunia tersebut, dan juga dukungan kompetisi game online yang dibuat di sekolah.

“Sekolah Bina Bangsa Malang telah menilai positif adanya pendidikan eSports yang diselenggarakan di sekolah. Dengan mempelajari dunia eSports, maka para siswa akan punya kesempatan prihal mengembangkan potensi yang dimiliki dirinya dengan lebih optimal,” ucap Yudi Setyaningsih selaku National Principal and School Coordinator Bina Bangsa ketika wawancara dengan Detik di Bina Bangsa, Malang, pada Sabtu 27 Januari 2018.

Selain mengatakan menilai positif eSports dan pengembang diri siswa lewat eSports, Yudi pun menambahkan bahwa dengan adanya eSports, maka siswa bisa mempelajari banyak hal mengenai cara mengatur waktu yang tepat prihal berlatih keterampilan dalam bermain, melatih kebugaran, sampai dengan mengatur pola makan dan juga istirahat.

Kepala Sekolah PSKD 1 Yohannes P Siagian

Tindakan dari sekolah Bina Bangsa ini, selain mengikuti SMA 1 PSKD juga sejalan dengan permintaan yang dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Agustus tahun 2017 lalu. Waktu itu, di saat beliau hadir dalam acara pembukaan Pasanggirinas dan juga Kejurnas Silat ASAD 2017 yang bertempat di Jakarta Timur, presiden ingin agar Indonesia punya pendidikan kejuruan yang bermacam-macam, semisal eSports salah satunya.

“Kenapa enggak kita buat jurusan logistik, jurusan megatronika, jurusan animasi, jurusan retail, atau bahkan jurusan eSports,” ucapnya.

Presiden Joko Widodo menilai bahwa jurusan dan atau pendidikan kejuruan yang ada pada saat ini terlalu monoton. Bisa dikatakan bahwa, jurusan dan atau pendidikan kejuruan  di Indonesia minim perubahan yang mengikuti jaman karena bila diteliti lebih lanjut, maka kita akan menemukan bahwa nyaris tidak ada perubahan yang besar selama bertahun-tahun lamanya.

Bagikan untuk teman:

Komentar Gamers!

Jumlah Komentar!