legend-banner
50.000+ Cheater COD Warzone di Banned Permanent Activision!

50.000+ Cheater COD Warzone di Banned Permanent Activision!

Jauh sebelum Vicky Prasetyo di kabarkan balikan dengan Zaskia Gotik, cheater dalam game sudah terlebih dulu ada. Keberadaan cheater dalam dunia game perang online seolah menjadi masalah yang tak pernah terselesaikan, termasuk Call of Duty Warzone. Meski beragam cara telah dilakukan (termasuk banned permanent), pihak publisher game Activision pun seakan dibuat tak berdaya.

Pasalnya, publisher hanya dapat meminimalisir (banned permanent) cheater yang ada, tanpa mampu membasmi aplikasi cheat yang terus berkembang biak. COD Warzone yang saat ini sedang populer pun tak lepas dari serangan cheater yang sering merajai permainan dengan tingkah curangnya.

Baca Juga :

Penggunaan cheat tentu saja sangat menganggu permainan, terlebih dalam match hingga banyak player Call of Duty: Warzone yang mengeluhkan hal ini. Mereka bahkan meminta Activision mematikan fitur cross-play untuk menghindari para cheater yang bisa merusak permainan.

Menanggapi keluhan dari para pemain membuat Activision tak tinggal diam. Dalam laman resminya Activision menyatakan dengan tegas bahwa Call of Duty: Warzone bukanlah tempat bagi para cheater, dan tidak ada toleransi untuk mereka. Sejak hari pertama, Activision selaku publisher setidaknya sudah melakukan pemblokiran permanent kepada lebih dari 50.000 orang yang terdeteksi sebagai cheater.

Tidak ada tempat buat para cheater di sini,” tutur Activision sembari menutup pengumuman mereka.

“Kami menanggapi semua bentuk kecurangan dengan serius, menjaga level dan permainan yang adil bagi semua orang adalah prioritas utama kami. Ini adalah hal yang sedang kami fokuskan saat ini, namun bukanlah suatu hal yang bisa kami diskusikan secara publik.”

Usaha Activision untuk memberantas cheater nampaknya akan mengalami sedikit hambatan, karena Activision harus menghadapi dua musuh sekaligus. Pertama pemain culas atau cheater itu sendiri dan yang kedua penyedia jasa cheat yang biasanya ditawarkan sebagai layanan premium.

Untuk melenyapkan para cheater, Activsion telah menerapkan sejumlah strategi, seperti menyediakan team keamanan di dalam game yang bertugas mengawasi selama 24 jam selama seminggu penuh, serta adanya pembaruan sistem untuk memudahkan pemain melaporkan cheater.

“Kami menyadari bahwa tidak ada solusi tunggal dalam memerangi praktek cheating. Ini merupakan usaha yang mesti dilakukan setiap hari, 24 jam selama seminggu penuh. Tapi yakinlah, kami berkomitmen buat menjaga agar pengalaman bermain tetap menyenangkan dan adil bagi semua orang.

Meski sejumlah cara telah dilakukan tapi upaya ini belum menunjukan hasil maksimal. Buktinya, angka cheater di game Battle Royale Call of Duty: Warzone terlihat tidak menunjukkan penurunan. Wajar saja kalau banyak Streamer meluapkan kemarahannya di media sosial mereka masing masing, seperti twitter di bawah ini.

Loading…

Dalam Call of Duty: Warzone, para cheater tak lagi sungkan untuk menunjukan keberadaanya. Lihat saja, hampir di semua mode permainan kalian akan dengan mudah menemukannya, mereka seakan tidak takut dengan ancaman banned permanent yang dilakukan oleh Activision.

Maraknya cheater di gam COD Warzone, disinyalir karena sistem anti-cheat tidak berfungsi dengan baik hingga tidak bisa mendeteksi pengguna program ilegal. Sistem pelaporan yang ada saat ini masih muncul di akhir pertandingan. Kedepan fitur report akan ada di tengah match, sehingga saat pemain mengetahui keberadaan cheater mereka bisa langsung melaporkannya. Tentunya ini akan mempercepat pemberantasan cheater dari Call of Duty: Warzone.

Baca Juga :

Kalian sendiri bagaimana, pernah bertemu cheater menyebalkan di game Call of Duty (COD) Warzone? Atau justru kalian sendiri yang menggunakan program ilegal itu? Terserah kalian deh ya, yang jelas ada konsekuensi dari setiap tindakan yang kalian ambil. Nantikan terus berita terbaru dan terupdate seputar game dan anime hanya di Kabar Games.

Bagikan untuk teman:
Loading...