3 Turnamen DotA 2 Dibatalkan, Ada Apa?

3 Turnamen DotA 2 Dibatalkan, Ada Apa?

Games MOBA DotA 2 sedang dirundung duka. Pada bulan Nopember 2017, kalender turnamen internasional Dota 2 Pro Sirkuit dipastikan berkurang satu event Mayor dalam jadwalnya. Penyelenggara turnamen Beyond the Summit (BTS) telah membatalkan turnamen Mayor yang dikelolanya. Kini games Steam ini, pada bulan Desember 2017, dirundung duka kembali karena kalender turnamen Internasional Dota 2 Pro Sircuit dipastikan berkurang lagi, yakni 2 turnamen DotA 2 Minor. Jadi, total per Desember 2017, terdapat 3 turnamen DotA 2 dibatalkan.

Turnamen DotA 2 Dibatalkan

Turnamen Mayor Beyond the Summit

Baca Juga :

Beyond The Summit

Beyond the Summit merupakan sebuah studio shoutcasting asal Amerika yang berbasis di Los Angeles. Perusahaan ini telah menjadi salah satu penyelenggara turnamen Mayor pada tahun lalu. Oleh karena tidak menemui kesepakatan pendanaan, dan juga kemitraan dengan Next Generation Esports (NGE), maka turnamen Mayor yang diselenggarakan perusahaan ini dibatalkan. Ada pun NGE adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas eSports resmi Rocket League.

“Beyond the Summit sedang menjajaki kemungkinan menyelenggarakan turnamen bersama dengan Next Generation Esports pada bulan Maret tahun 2018. Turnamen tersebut merupakan bagian dari Sirkuit Dota 2 Pro. Sayangnya, perencanaannya berakhir dengan hasil yang tidak masuk akal bagi kami dan NGE. Kami tak bisa menemukan model keuangan yang cocok dengan NGE yang mana memungkinkan acara tersebut layak diberi label Mayor ,” kata David “LD” Gorman.

Baca Juga :

Hilangnya The Summit sebagai turnamen Mayor ini menjadikan jumlah total poin kualifikasi untuk The International 8 (TI8) berkurang secara signifikan. Fakta bahwa akan ada satu Mayor yang kurang dalam kalender akan sangat mempengaruhi jalan tim DotA 2 pro menuju TI8.

Meskipun turnamen dari Beyond the Summit yang bernama The Summit tidak akan diselenggarakan dalam label mayor, acara tersebut masih akan berlanjut sebagai turnamen DotA 2 Minor pada tanggal 13 Desember 2017 ini. The Summit yang direncanakan akan diselenggarakan pada bulan Maret 2018 akan digantikan turnamen Mayor yang semula dijadwalkan pada tanggal 5 Februari 2018.

Turnamen Minor Global  Esports Championships

Pembatalan The Summit sebagai turnamen Mayor diikuti dengan pembatalan dua turnamen Minor oleh penyelenggara Global  Esports Championships. Dua turnamen dari Global  Esports Championships ini rencananya diadakan pada tanggal 12 Januari 2018 di Singapura, dan tanggal 2 Maret 2018 di Malaysia. Acara dibatalkan hingga waktu yang belum ditentukan. Pembatalan dua event di Singapura dan Malaysia, tidak berdampak pada dua turnamen Minor lainnya yang masuk dalam GESC DotA 2 E-Series.

GESC DOTA 2 E-SERIES

Pembatalan ini diumumkan pada awal bulan Desember 2017. Turnamen DotA 2 dibatalkan melalui sebuah pernyataan singkat dari Global  Electronic Sports Championships di web resminya. Ada pun rincian dari pembatalan kedua turnamen tidak disebutkan dalam pengumuman tersebut.

Berdasarkan aturan yang dibuat oleh Valve, turnamen Minor sedikitnya harus mempunyai hadiah $ 150.000 yang telah disediakan oleh penyelenggara agar dimasukkan ke dalam daftar turnamen DotA 2 Pro Sirkuit. Setelahnya, Valve akan menambahkan $ 150.000. Poin dari turnamen Minor akan berbanding lurus dengan hadiah yang disediakan. Dengan hadiah paling minimum adalah $300.000, berarti setidaknya akan ada 300 poin yang dapat didistribusikan kepada tim yang berpartisipasi.

GESC Logo

Hilangnya turnamen Minor GESC menjadikan berkurangnya 600 poin dan hadiah $ 600.000 untuk tim yang harus berpartisipasi dalam turnamen Minor. Tim tier 1 DotA 2 tentunya tidak akan terpengaruh dengan hilangnya turnamen Minor GESC. Tim yang terpengaruh adalah tim tier 2 dan 3, terutama tim yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Kesempatan bagi tim-tim tersebut mendapatkan uang tunai dan mencetak poin menjadi berkurang.

Bagikan untuk teman: