Liquid Juara The International 2017 (TI7) Dota 2!

Liquid Juara The International 2017 (TI7) Dota 2!

Akhirnya The International Dota 2 tahun 2017 berakhir juga dan menelurkan juara. Team Liquid menjadi juara The International 7 dengan mengalahkan Team Newbee. Kemenangan ini menjadi penanda dari sebuah rekor baru, yakni kemenangan team yang berasal dari Lower Bracket dengan menyabet 3 game langsung 3-0 dalam grand final turnamen internasional The International 2017 (TI7).

Namun di TI7, perjuangan Team Liquid benar benar sangat luar biasa, bahkan saat mereka mulai turun ke lower bracket bukanlah sesuatu yang mudah. Mereka harus menghadapi banyak team kuat hingga 15 game. Perbandingannya adalah Newbee yang menjadi lawan Team Liquid di Grand Final hanya bermain total 7 game dalam turnamen The International 2017.

Baca Juga :

Final Lower Bracket TI7

Team Liquid TI 7

Sebelum jadi juara, pada 13 Agustus 2017, Team Liquid menjalankan 2 pertandingan, yakni final Lower Bracket, dan grand final TI7. Pada final Lower Bracket, Team Liquid harus menjalankan 3 pertandingan dengan skor akhir 2-1. Pada pertandingan pertama Team Liquid kalah dari LFY dengan perbedaan yang sangat tinggi.

LGD FY vs Liquid Game 1

LGD FY vs Liquid Game 2

LGD FY vs Liquid Game 3

Loading…

Akan tetapi berkat permainan apik dari GH dan MC, pertandingan kedua dan ketiga berhasil dimenangkan Team Liquid dari LFY. Adalah Nature Prophet dari MC serta Earthshaker, dan Rubick dari GH yang berhasil menyelamatkan Team Liquid dari eliminasi untuk kemudian maju ke grand final The International 2017 (TI7) menghadapi Newbee.

Grand Final The International 2017

team liquid

Baca Juga :

Pada pertandingan pertama grand final, Team Liquid berhasil mendapatkan Nature Prophet untuk MC. Seperti dugaan banyak orang. Nature Prophet dari MC benar-benar memporak-porandakan pertahanan Newbee. Bersama dengan GH, keduanya bisa berada di map mana pun untuk terus menekan Newbee. Game pertama dimenangkan Team Liquid dengan mudah, dan tentunya amat mempermalukan Newbee.

Pada pertandingan kedua grand final, Nature Prophet dibanned oleh Newbee dikarenakan mereka tidak ingin dipermalukan seperti pada game pertama. Alhasil, tekanan dari Team Liquid berhasil diredam, terutama ketika Newbee berhasil memimpin kill. Namun, berkat GH, Kuroky, dan Matumbaman permainan mulai berubah ke arah kemenangan Team Liquid. Kunci kemenangan Team Liquid adalah ketika mereka berhasil mencuri Aegis dan membunuh anggota team Newbee.

Berkat tekanan yang diberikan trio Team Liquid, akhirnya Alchemist Miracle yang awalnya dibuli siap untuk berperang berkat farming yang brilian. Datangnya Alchemist dengan item yang sudah jadi yang dibarengi dengan skill yang tinggi dari Miracle menjadikan Newbee harus mengetikkan GG untuk kedua kalinya.

Game ketiga grand final, Nature Prophet masih dibanned oleh Newbee, sehingga MC tidak mendapatkan hero andalannya pada The International 2017. Adalah GH yang memainkan Earthshaker yang menjadi penentu pada game ketiga ini. Permainan apiknya dalam menjaga team-nya terutama ketika Juggernaut dibuli di Roshan adalah sangat brilian. Timing Echo slam-nya luar biasa yang berakibat kerugian pada team Newbee. Beberapa saat setelahnya, Newbee harus mengetikkan GG, dan Team Liquid menjadi juara The International 2017.

Dokumenter TI7 Team Liquid

team liquid

Sejak mereka turun ke lower bracket hingga mencapai grand final melawan Newbee permainan Liquid benar benar luar biasa dengan menunjukkan koordinasi dan teamwork yang sangat apik. Bahkan Liquid menjadi satu satunya juara turnamen The International yang menang dengan skor telak 3-0 di Grand Final dan membawa pulang hadiah utama sebesar $10,809,040 atau setara dengan 144 Milyar Rupiah. Selain itu pencapaian Liquid selama TI7 ini juga menjadi sebuah rekor baru, dimana sang juara berasal dari lower bracket dan juga kemenangan telak 3-0 di grand final turnamen internasional The International 2017.

Perjalanan panjang Team Liquid ini kemudian diceritakan kembali dalam serial dokumenter TI7 terbaru, Champions yang menceritakan perjuangan Team Liquid menghadapi tekanan berat di lower bracket. Tidak hanya itu, seri documenter ini juga menceritakan semua hal di sekitar team yang berpengaruh besar dalam perjalanan panjang hingga menuju juara The International 2017.

Victor “Nazgul” Goosens selaku CO-CEO Liquid menyatakan kebanggaannya atas kemenangan dan pencapaian di TI7 dan menyebut kemenangan ini sebagai momen terbesar dan sangat bersejarah dalam sejarah Team Liquid. Serial dokumentasi ini disusun dengan sangat baik dan berkelas sehingga menjadi tontonan apik yang bisa ditonton siapapun.

Fakta Team Liquid di TI7

team liquid Juara The International 2017

  1. Team Liquid adalah tim esports dengan hadiah terbesar dalam satu turnamen yang mencapai $10,809,040 atau setara dengan 144 Milyar Rupiah
  2. Rekor baru, juara The International yang berasal dari lower bracket setelah kalah dari Invictus Gaming di game pertama. Saat itu banyak yang tidak menyangka kalau Liquid harus turun ke lower bracket, namun lebih banyak lagi yang tidak percaya saat berhasil mengalahkan tim tim besar di lower bracket dan meraih kemenangan. Liquid dengan percaya diri  mengalahkan tim besar di lower bracket seperti Team Empire dan LGD Gaming dengan skor  yang sangat meyakinkan 2-0
  3. Pattern yang terjadi di setiap tahunnya berhasil dipertahankan. Non China – China – Non – China – China dst. Kalau dilihat sejak The International yang pertama inilah pattern juara yang terjadi setiap tahunnya Na’Vi, Invictus Gaming, Alliance, Newbee, Evil Geniuses, Wings Gaming dan Team Liquid
  4. Sampai dengan kemenangan Team Liquid, belum ada satupun tim yang bisa menjuarai The International Dota 2 sebanyak dua kali.
  5. Rekor final dengan skor telak 3-0 antara Team Liquid dan Newbee

Demikian lah berita games terbaru mengenai Team Liquid menjadi juara The International 2017 (TI7) dan film dokumenter kemenangannya yang bernama True Sight. Nantikan berita lainnya tentang DotA 2 ya hanya di Kabar Games!

Bagikan untuk teman:
Loading...