Free to Play CS GO, Strategi Valve Naikkan User

Free to Play CS GO, Strategi Valve Naikkan User

Seperti DotA 2, saat ini game andalan Valve CS GO (Counter-Strike: Global Offensive ) banyak mengalami kemunduran dari segi kuantitas pemain. Untuk mengatasi terus berkurangnya pemain, Valve mengambil strategi dengan membuat Counter-Strike: Global Offensive menjadi free to play dari semula berbayar. Dengan kata lain peminat game FPS dapat memainkan CS GO gratis.

Kritik Negatif CS GO di Gratiskan

Pengumuman CS GO gratis kepada khalayak ramai pada bulan sebelumnya dibarengi dengan pemberitaan penambahan mode battle royale atau survival ke dalam game. Langkah strategi Valve ini banyak mendapatkan kritik negatif, tetapi perusahaan game ini tidak bergeming karena telah mengganggap langkah menggratiskan Counter-Strike: Global Offensive yang diambilnya adalah langkah yang tepat. Apa yang diputuskan Valve berbuah manis. Alih-alih negatif seperti kritik yang diberikan, hasil positif diraih oleh entitas bisnis ini hingga saat sekarang.

Baca Juga :

Counter Strike Global Offensive

Memang jumlah pemain maksimum dari Counter-Strike: Global Offensive pada saat sekarang ini belum lah dapat memecahkan rekor yang telah ada sebelumnya, yakni 850.000 pemain. Namun, jumlah total pemain berangsur-angsur meningkat drastis dari sebelumnya yang turun drastis juga. Pada bulan Desember 2018 yang lalu, jumlah total pemain Counter-Strike: Global Offensive mencapai angka 746.548 jiwa. Padahal pada bulan Nopember 2018 pemainnya hanya mencapai 546.031 jiwa. Peningkatan jumlah pemain yang signifikan ini merupakan buah dari strategi kontroversinya yang berhasil.

Counter-Strike: Global Offensive biasanya berharga $ 15. Tidak adanya banderol pada game membuat game ini menjadi menarik bagi pemain yang mencari game FPS gratis untuk dimainkan. Namun perubahan menjadi status gratis tetap menguntungkan bagi para pemain yang sudah memiliki game dengan membayar. Valve memberikan kompensasi berupa peningkatan gratis ke Prime Status. Untuk mendapatkan status ini biasanya dikenakan biaya tambahan lagi sebesar $ 15. Tak hanya sampai di situ, Valve juga memberikan kompensasi kepada para pemain yang telah punya Prime Status sebelumnya dengan memberikan senapan mesin ringan.

Baca Juga :

Penambahan Mode Baru “Danger Zone”

Daya tarik Counter-Strike: Global Offensive yang mengundang banyaknya pemain anyar tak hanya karena status gratisnya saat ini, tetapi juga karena tambahan mode battle royale yang bernama Danger Zone. Mode baru ini kalian dapat masuki hingga 18 pemain, dengan yang terakhir selamat dianggap sebagai pemenang.

CS GO Gratis dan Mode Danger Zone

Mode battle royale, Danger Zone, mengikuti permainan lain di genre ini, seperti Fortnite dan juga PUBG. Para pemain akan di-drop di peta khusus battle royale Counter-Strike: Global Offensive yang disebut Blacksite. Tentunya, seperti pada battle royale pada umumnya, kalian perlu berburu senjata dan juga peralatan. Di sini ada drone juga yang mengirimkan paket yang dapat menguntungkan saat kalian bermain. Fungsi drone ini mirip dengan pemberian pasokan pada game battle royale saingan. Namun, selain bertarung satu sama lain hingga mati seperti pada battle royale yang umum, di sini kalian juga dapat melakukan misi dan atau menyelamatkan sandera guna mendapatkan bonus uang saat permainan berakhir.

Pertandingan pada mode battle royale Danger Zone masing-masing berakhir sekitar 10 menit dan kalian bisa berpartisipasi sendirian atau dalam tim yang terdiri dari dua atau tiga orang. Di sini, setiap pemain mendapatkan sedikit lebih banyak health point, sehingga mereka lebih mampu menahan serangan daripada di permainan Counter-Strike: Global Offensive yang standar. Penambahan health point ini sama seperti yang dilakukan oleh pengembang Call of Duty.

Demikianlah artikel tentang CS GO Gratis yang menjadi strategi Valve untuk meningkatkan pemain. Jangan lupa untuk selalu mengikuti berita, dan informasi terbaru tentang games Steam Counter-Strike: Global Offensive hanya di Kabar Games!

Bagikan untuk teman: