legend-banner
Liquid VS Invictus Gaming: Playoff The International 7

Liquid VS Invictus Gaming: Playoff The International 7

Playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming menjadi pembuka dari event utama. Semua orang menjadi berharap kepada Team Liquid ketika mereka berjaya di fase grup dengan menjadi pemuncak klasemen grup A. Namun, Invictus Gaming datang ke pertandingan dengan persiapan sangat matang dalam rangka menghadapi Team Liquid yang difavoritkan. Ada pun pertandingan antara Liquid VS Invictus Gaming yang termasuk Upper Bracket dimainkan dengan format best of 3. Skor akhir pertandingan ini adalah 2-1 untuk kemenangan iG. Ulasan pertandingan turnamen internasional games Steam DotA 2 yang satu ini dijelaskan di bawah ini.

Baca Juga :

Pertandingan Pertama

Seperti telah disebutkan bahwa iG datang ke pertandingan playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming dengan persiapan matang. Draft yang dibuat oleh Q pada playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming sangat baik, dan punya banyak makna berkaitan dengan gaya permainan yang akan dimainkan oleh Team Liquid. Awal pertandingan pertama playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming berjalan dengan amat baik untuk iG dengan rotasi yang baik dari Night Stalker yang dimainkan Boboka saat malam pertama.

Game Pertama Playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming

Kuroky yang memainkan Tusk tidak dapat menemukan peluang untuk melakukan gank dikarenakan skill bawaan dari Night Stalker yang dapat terbang menghadapi ice shard pada malam hari dan juga Bat Rider yang hanya perlu firefly ketika Kuroky mengeluarkan ice shard. Setelah menemukan kesulitan pada awal permainan, Weaver yang dimainkan oleh Matumbaman berhasil membunuh beberapa kali hero lawan karena rotasi yang baik.

Akan tetapi, itu hanya lah sia-sia dikarenakan Bat Rider iG mendapatkan awal yang baik, sehingga bisa mendapatkan dagger dalam waktu yang singkat. Bat Rider Xxs yang memegang blink dagger, bersama Ancient Apparition Q, dan Night Stalker Boboka membentuk kesatuan team gank iG yang kuat. Mereka bertiga melakukan tekanan terhadap musuh di setiap sudut map DotA 2. Hasilnya berkali-kali hero inti Team Liquid terbunuh.

Miracle yang memainkan Invoker berusaha untuk melakukan perlawanan dengan rotasi skill yang baik, dan sunstrike yang memukau. Namun, Invoker yang dimainkannya hanya dapat melakukan itu pada awal, dan pertengahan pertandingan saja. Menjelang akhir pertandingan, perlawanan darinya tidak terlalu berefek. iG amat baik dalam memanfaatkan momentum, sehingga tidak dapat terdeteksi ketika berhasil mengambil Aegis dari Roshan yang mana diberikan untuk Alchemist yang memainkan gaya bermain hardcore farming.

Loading…

Peristiwa ini membuat Team Liquid menjadi panik, dan merasa harus melakukan sesuatu. Team Liquid berusaha memainkan permainan smoke. Namun, hasil dari permainan tersebut tidak sesuai yang diharapkan oleh Team Liquid. Mereka terkena team wipe, dan peristiwa tersebut dimanfaatkan oleh iG untuk meratakan bangunan Team Liquid yang berada di lane tengah. Alhasil, menit 23 lane tengah Team Liquid rata.

Tidak kapok karena permainan smoke yang dilakukan sebelumnya gagal, Miracle dan kawan-kawan melakukan permainan smoke lagi. Penempatan observer yang baik, dan tau cara mengantisipasi permainan lawan menjadikan iG mampu membuat team Kuroky wipe kembali. Kejadian ini membuat kawan-kawan dari China mendapatkan Roshan keduanya yang kemudian diikuti dengan meratakan lane atas pada menit 27. Sebelum menit 30, Kuroky dan kawan-kawan terkena Mega Creep. Seketika, mereka mengetik GG, dan permainan pun usai untuk kemenangan iG.

Baca Juga :

Pertandingan Kedua

Dengan Bristleback, dan Keeper of the Light pada posisi offlane, dan Ursa di tengah melawan Alchemist, menjadikan laning awal Team Liquid lebih baik daripada pertandingan pertama playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming. Tidak seperti pada pertandingan pertama Playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming, farming Alchemist dipersulit karena diganggu oleh Bristleback Mind_Control, dan Kotl GH.

Game Kedua Playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming

Akan tetapi, Alchemist kembali dapat farming dengan baik berkat Sand King Xxs yang diperkuat dengan dagger, dan Riki Boboka yang roaming. Keduanya berhasil membunuh beberapa kali hero dari Miracle dan kawan-kawan.

Merasa tertekan, Team Liquid bisa membalikkan keadaan ketika Kotl mendapatkan aghanim. Tanpa Aegis Roshan pun, Matumbaman dan kawan-kawan berhasil mendorong lane. Namun, iG masih mampu mempertahankan lane berkat strategi buyback yang dilakukan. Dengan penguasaan map yang amat baik, Team Liquid berhasil dengan mudah mengamankan Aegis untuk mereka.

Berharap dapat mengejutkan, iG melakukan permainan smoke di sekitar tower kedua lane atas mereka. Chain Frots Lich milik Q dikeluarkan dengan amat baik. Namun, Aegis pada Ursa, dan Cheese pada Bristleback memutarbalikkan keuntungan perang yang dipegang iG. Setelah perang, pada menit 33 Team Liquid berhasil meratakan satu lane milik iG.

Kemudian, beberapa menit setelahnya, meratakan satu lane lagi milik iG. Namun, lane terakhir tidak sempat diratakan agar tercipta mega creep. Burning dan kawan-kawan berhasil mempertahankan lane terakhir mereka. Bahkan, membunuh 4 hero dari Kuroky CS tanpa satu pun hero Burning dan kawan-kawan ada yang mati.

Berharap memutarbalikkan keadaan, iG meratakan 3 tower milik Liquid dengan melakukan beberapa kill hero juga. Namun, permainan mendorong lane dari iG berhenti ketika Kotl hidup kembali. Tahu bahwa inti permainan dari Liquid ada pada Kotl, maka iG memutuskan untuk menghajar Kotl terlebih dahulu daripada hero yang lain.

Terbukti pada pertarungan dekat Roshan yang krusial, Kotl mati di awal. Namun, GH melakukan buyback yang krusial. Alhasil, Aegis, dan juga Cheese menjadi milik Kuroky CS. Berkat permainan GH yang memukau, Kuroky CS berhasil membuat team wipe terhadap iG, yang pada akhirnya pertandingan kedua dimenangkan oleh Team Liquid.

Pertandingan Ketiga

Pertandingan pertama dan kedua playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming amat sangat menarik untuk ditonton. Ternyata, pertandingan ketiga playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming pun demikian. Selama 10 menit pertama permainan, terjadi pembunuhan yang konstan dari kedua tim. Dengan tersedianya Chronosphere, dan Ancient Apparition Kuroky yang sudah level 6, Team Liquid melakukan skema gank 4 hero ke lane bawah terhadap Burning yang memakai Sven.

Game Ketiga Playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming

Akan tetapi posisi yang tepat dari Disruptor milik Q, menjadikan dirinya berhasil mengeluarkan Static Storm, yang dikombo dengan Kinetic Field dengan amat baik. Kejadian ini berhasil membuat iG memimpin pertandingan. Mereka berhasil meratakan 4 hero Kuroky CS, tanpa kehilangan satu pun hero.

Di sisi lain, Matumbaman fokus terhadap farming. Fokus yang dilakukan olehnya tidak sia-sia karena untuk urusan net worth, ia menjadi yang pertama pada 17 menit pertandingan ketiga. Menyadari hal ini, menjadikan iG berusaha untuk membunuh Lone Druid Matumbaman. Namun, Team Liquid lainnya siap melakukan back-up terhadap Matumbaman. Oleh karenanya, pertempuran besar antara kedua belah pihak menjadi tidak terhindarkan.

Pertempuran terjadi, dan 3 hero dari masing-masing tim terbunuh. Dewi keberuntungan berpihak kepada iG melalui OP yang memainkan Lina. Faceles Void terbunuh, sehingga Roshan pertama pada pertandingan   ketiga berhasil diamankan oleh iG.

Dengan keunggulan 10 ribuh net worth, dan juga 20 ribu experience menjadikan iG memimpin pertandingan, dan Liquid menjadi serba salah dalam melakukan strategi. Mengalami depresi, Kuroky CS melakukan permainan smoke, dengan harapan berhasil membungkam hero iG. Namun, iG amat baik dalam meredam serangan kejutan Liquid yang berkesudahan dengan kematian Sven yang ditukar dengan 5 hero lawan.

Kuroky CS masih berusaha bertahan, tetapi dorongan lane dari iG yang terakhir kalinya tidak dapat diredam. Peristiwa ini menjadikan Matumbaman CS harus mengakui keunggulan iG menjadi 2-1. Kekalahan dari iG ini tidak lantas membuat Team Liquid tereliminasi. Berkat berada di Upper Bracket, GH CS masih dapat bermain di The International 7 tetapi turun kasta ke Lower Bracket.

Demikian lah berita games terbaru tentang Playoff The International 7 Liquid VS Invictus Gaming. Nantikan berita games MOBA DotA 2 selanjutnya yang berkaitan dengan playoff The International 7 hanya di Kabargames.id!

Bagikan untuk teman:
Loading...