Twitter Official Mobile Legends Cuitkan Penghinaan

Twitter Official Mobile Legends Cuitkan Penghinaan

Games MOBA Mobile Legends seringkali bermasalah. Ada kasus plagiat yang menghampirinya, eksploitasi pegawai, hingga eksploitasi pelanggannya. Tidak hanya itu, curhatan orang yang katanya mantan pegawai di Reddit pun turut menambah buruk citra Mobile Legends. Hanya saja itu semua, tak membuat para pemainnya bergeming untuk pindah ke lain hati, terutama gamers Indonesia. Namun, belum lama ini, cuitan dari Mobile Legends bikin banyak pemain Indonesia jadi baper karena Twitter official Mobile Legends cuitkan penghinaan yang salah satunya pada gamers Indonesia, selain kepada AoV dan gamers Mobile Legends lainnya.

Penghinaan kepada Gamers Indonesia, ML dan AoV

Kejadian akun Twitter official Mobile Legends cuitkan penghinaan terjadi pada tanggal 6 Maret 2018. Kejadian itu hanya sebentar saja, dan kemudian dihapus. Namun, gambar cuitan sempat disimpan oleh akun Facebook Lapak Lambe Wibu.

Baca Juga :

Mobile Legends Cuitkan Penghinaan Kepada Gamers

Mobile Legends cuitkan penghinaan kepada gamers Indonesia dalam salah satu dari tiga tweet hinaan yang berangkai. Ada pun tweet pertama berhubungan dengan plagiarisme terhadap games League of Legends. Inti Cuitan adalah para gamers Mobile Legends harus stop minta support dan berhenti mengganggu developer dengan cara mengirim pesan karena tidak akan ada support. Pasalnya games Mobile Legends itu meniru League of Legends.

Mobile Legends Cuitkan Penghinaan Kepada Gamers Indonesia dan SEA

Baca Juga :

Tweet kedua berisikan hinaan kepada gamers Indonesia. Cuitan bilang jika mereka tidak peduli dengan gamers Indonesia, tapi berterima kasih atas uang yang mudah datang dari mereka. Sebenarnya, mereka hanya peduli dengan pasar Amerika.

Mobile Legends Hina Arena of Valor

Tweet ketiga berisikan hinaan kepada developer games Arena of Valor. Cuitan bilang jika games Arena of Valor memang punya grafis dan gameplay yang keren di atas Mobile Legends, tapi mereka tidak punya para pelanggan yang gak punya selera bermain games yang bagus.

Tidak ada klarifikasi yang nampak dari perwakilan Moonton untuk hal ini. Namun, berdasarkan percakapan gamers Mobile Legends yang juga anggota dari fanspage Lapak Lambe Wibu mengatakan bahwa sudah ada pernyataan dari pihak Moonton yang mengatakan kalau cuitan itu bukan dari admin pemegang Twitter official Mobile Legends, melainkan hacker.

Mobile Legends Cuitkan Penghinaan

Meski sudah ada yang bilang demikian, tetapi karena tak ada bukti nyata berupa foto atau pun banyak gamers Mobile Legends yang menanggapi cuitan itu adalah asli dari pihak Moonton dan jadi baper karenanya. Para mantan pemain bersyukur sudah tidak main games mobile ini, sedangkan yang masih main merencanakan untuk pensiun karena ada kejadian ini.

Prihal tweet yang dikeluarkan oleh akun media sosial Twitter resmi dari Mobile Legends ini sebenarnya memang janggal dan sangat dimungkinkan di-hack oleh pihak yang tidak menyukai games mobile ini terus ada. Selain itu, apa yang dinyatakan pada cuitannya sebelas dua belas dengan beberapa rumor negatif yang berkembang, terutama cuitan pertama dan kedua.

Prihal rumor plagiat League of Legends tiap tahun selalu saja Mobile Legends dikaitkan. Tetapi tidak pernah terbukti  kebenarannya. Yang paling anyar, adalah curhatan mantan pegawai Moonton di Reddit. Nah curhatan di Reddit itu gak hanya bahas plagiarisme League of Legends aja, tetapi juga ngebahas yang namanya gamers Asia Tenggara itu cuman sapi perah aja.

Cukup disayangkan ya ada kejadian tak mengenakkan semacam ini. Semoga saja, memang benar cuitan penghinaan tersebut adalah ulah para hacker tak bertanggung jawab. Jika tidak, maka pihak Moonton dapat dikatakan memiliki kelainan jiwa karena senang akan berita negatif yang menimpa mereka, sehingga memancing-mancing untuk diberitakan secara negatif.

Bagikan untuk teman: