Meski Telat, Nintendo Bakal Lebih Serius Di Game Mobile 

Meski Telat, Nintendo Bakal Lebih Serius Di Game Mobile 

Sebagai perusahaan penghasil konsol game, Nintendo bisa dikatakan cukup ‘telat’ merambah pasar game mobile dibandingkan perusahaan lainnya. Hal ini terlihat dari jumlah game mobile yang dimiliki Nontendo yang jumlahnya masih lebih sedikit dibandingkan game untuk konsol. Meski demikian, game mobile keluaran Nintendo juga laris manis di pasaran sehingga menjadi ‘pecut’ bagi perusahaan asal Jepang ini untuk lebih serius dan fokus merambah pasar smartphone dengan game mobilenya.

Nintendo menyatakan akan merilis 2 – 3 game baru di setiap tahunnya untuk mengejar ketertinggalan dari perusahaan lainnya yang telah memiliki banyak koleksi game mobile untuk penggemar setianya.

Super Mario Run

“Kami akan tetap melanjutkan layanan untuk aplikasi yang sudah dirilis di pasaran saat ini, dan kami akan terus merilis dua atau tiga aplikasi tiap tahunnya,” ungkap Presiden Nintendo, Tatsumi Kimishima, yang dikutip dari laman Liputan6 Tekno.

Upaya Nintendo untuk merambah pasar game mobile memang masih belum menguntungkan. Contohnya saja game mobile pertamanya, Super Mario Run yang sudah didownload sebanyak 200 juta kali di App Store dan Play Store tapi belum memberikan keuntungan di sisi Nintendo. Hal ini dikarenakan banyak gamer yang mendownload game gratis ini dari Pay Store tapi tidak mau membayar US$ 9.99 untuk membuka semua fitur permainannya.

Meski demikian, Nintendo masih mendapatkan keuntungan karena konsol hybrid miliknya, Nintendo Switch begitu laris manis di pasaran. Hingga kini konsol yang baru dirilis pada bulan Maret 2017 tersebut sudah membukukan penjualan 5 juta unit di seluruh dunia dan angka ini diperkirakan akan terus naik seiring dengan banyaknya game menarik yang mampir ke Switch.

Animal Crossing dan Fire Emblem

Nintendo Mobile game Animal Crossing

Nintendo rencananya akan merilis dua game mobile terbarunya Animal Crossing: Pocket Camp dan Fire Emblem pada akhir November 2017.

Mengadopsi gameplay seperti di versi konsolnya, game Animal Crossing: Pocket Camp gamer harus membuat berbagai macam perabitan dari bahan-bahan yang ditemukan di berbagai area yang ada di dalam game. Seperti versi konsolnya pula, pemain juga bisa berinteraksi dengan berbagai NPC (non-playable character) untuk mengikuti alur cerita game ini.

Sedangkan untuk game Fire Emblem Heroes menceritakan tentang gamer yang berperan sebagai pemimpin pasukan tentara. Gamer bisa memilih pasukannya untuk bertarung. Berbeda dengan seri utamanya, karakter di Fire Emblem Heroes versi mobile bisa dihidupkan kembali. Meski sudah dirilis pada Februari lalu, namun game ini hanya tersedia untuk beberapa area saja. Namun di perilisan akhir bulan nanti, game ini akan tersedia global sehingga gamer Indonesia pun bisa mendownload dan memainkannya.

Super Mario Odyssey Laris Manis

Super Mario Odyssey

Meski bukan termasuk game mobile keluaran Nintendo, namun Super Mario Odyssey juga berhasil menciptakan rekor penjualan tinggi untuk game di Switch. Game ini begitu laris manis di pasaran dan tembus 2 juta unit penjualan dalam waktu 3 hari pertama sejak perilisannya. Angka ini tent uterus bertambah seiring berjalannya waktu.

Super Mario Odyssey pun disebut-sebut sebagai game seru Super Mario dengan penjualan paling cepat sepanjang masa. Hal ini bukan tanpa sebab karena game Super Mario sudah dinaggap sebagai game flagship-nya Nintendo.  Selain itu game ini juga sudah ada selama 30 tahun lebih sehingga memiliki base penggemar yang besar.

ikuti terus KabarGames untuk mendapat info terbaru soal game yang dirilis di Switch maupun konsol game lainnya. Ada juga berita gadget dan games terbaru, tips & trik seputar gaming dan smartphone, review dan juga berbagai tutorial.

Komentar Gamers!

Jumlah Komentar!

%d bloggers like this: