Akibat Pokemon GO, Seorang Anak Hampir Tewas

Akibat Pokemon GO, Seorang Anak Hampir Tewas

Berita tidak mengenakkan datang dari games Mobile yang sempat populer di seluruh dunia, yakni Pokemon GO. Belum lama ini, tepatnya tanggal 26 Mei 2018, seorang anak di Prancis hampir tewas akibat bermain Pokemon GO. Beruntung sang anak berhasil diselamatkan oleh seorang pria yang sedang lewat.

Hampir Tewas Akibat Bermain Pokemon GO

Pada hari Sabtu, 26 Mei 2018, final sepakbola Liga Champions Eropa antara Liverpool dan Real Madrid diselenggarakan. Banyak pecinta bola di seluruh dunia yang memutuskan untuk nonton bareng laga tersebut. Tindakan ini juga dilakukan oleh seorang imigran gelap asal Mali yang berdomisili di Prancis.

Baca Juga :

Mamadou Gassama

Namanya adalah Mamoudou Gassama. Pada sore itu, ia sedang bergegas untuk pergi nonton bareng dengan teman-temannya. Namun, di tengah perjalanan, ia mendapatkan peristiwa yang luar biasa. Ketika sedang asyik berjalan, tiba-tiba ia menemui kerumunan di bawah sebuah apartemen yang sedang mendongak ke atas. Penasaran dengan apa yang sedang terjadi, lantas ia mendongak ke atas juga.

Saat melihat ke atas itu, ia menemukan seorang anak berusia 4 tahun yang bergelantungan di pinggir pagar balkon lantai 4 menunggu untuk terjatuh. Karena tidak ada yang merespon apa yang sedang terjadi dengan si anak, imigran asal Mali itu tanpa berpikir panjang berlari ke arah apartemen, loncat pagar, untuk kemudian menaiki apartemen dengan merambat, loncat, dan berayun.

Baca Juga :

Berkat tangan dan tubuhnya yang lentur, ia dapat sampai di lantai empat hanya dalam hitungan detik tanpa adanya bantuan alat apa pun. Kemudian, Gassama mengangkat dan untuk kemudian menyelamatkan anak itu pada waktu yang tepat.

Penyelamatan oleh Mamadou Gassama

Atas aksinya, ia mendapatkan tepuk tangan dan teriakan histeris dari kerumunan yang melihat kejadian itu. Tidak hanya itu saja, aksi Gassama pun sempat diabadikan oleh seseorang dari kerumunan. Kemudian, video itu diposting dan langsung viral. Berkat aksi heroiknya itu ia mendapatkan julukan Spiderman.

Kisah perjuangan Gassama tidak berhenti sampai menyelamatkan anak itu saja. Atas perjuangannya, pada 28 Mei 2018, ia dipanggil Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kepada presiden, ia menceritakan bahwa kejadiannya terjadi begitu saja. Karena nalurinya, ia langsung menolong si anak.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah anak berhasil diselamatkan dan polisi datang, Gassama gemetar karena dia takut ketahuan sebagai imigran gelap dari Mali yang datang ke Prancis. Dia takut ditangkap dan dideportasi kembali ke negaranya. Jika dideportasi, maka perjuangannya ke Prancis menjadi sia-sia.

Mamadou Gassama Jadi Pemadam Kebakaran

Akan tetapi, apa yang ditakutkan Gassama tidak terjadi. Malahan, sebagai ungkapan terima kasih, Gassama diberikan kewarganegaraan Prancis via program pemberian warga negara untuk imigran. Dia diberi pengecualian dan prosesnya dipercepat. Tidak hanya itu saja, ia juga diberikan pekerjaan berupa pemadam kebakaran. Presiden Macron melihat skill Gassama dapat dimanfaatkan secara efektif di sana.

Terlepas aksi heroiknya Gassama, penyelidikan terhadap kasus anak yang hampir tewas itu menimbulkan kedukaan bagi orang tuanya, yakni dituntut hukuman penjara selama 2 tahun.

Berdasarkan pengadilan Prancis yang dilansir dari Gamerant pada 31 Mei 2018, ayah dari anak yang hampir tewas itu lalai karena ia bermain Pokemon GO. Sebelum bermain games pokemon itu, ia berencana meninggalkan anaknya sebentar saja. Namun, rencana itu tidak dilakukan. Alih-alih pulang, ia lebih memilih bermain games pocket monster itu.

Kisah naas akibat bermain Pokemon GO tak hanya terjadi sekali dua kali. Ada banyak kisah. Contohnya seperti seorang pemain yang dirampok dan dibunuh saat bermain games pokemon itu di tempat sepi, dan juga tewasnya wanita di Jepang yang ditabrak sopir yang asyik bermain games pokemon itu sambil menyetir.

Demikianlah berita tentang anak yang hampir tewas akibat bermain Pokemon GO karena orang tuanya asik bermain permainan Pokemon GO. Jangan ditiru ya!

Bagikan untuk teman: