10 Game Haram di Indonesia Selain PUBG (Harusnya)

10 Game Haram di Indonesia Selain PUBG (Harusnya)

Penembakan di Selandia Baru, tepatnya di Kota Christchurch pada Jumat pagi 15 Maret 2019, membawa babak baru bagi dunia games di Indonesia. Pasalnya, pelaku pembantaian di dua masjid Selandia Baru itu disinyalir terinspirasi dari game Player Unknown’s Battlegrounds alias PUBG dalam menjalankan aksinya. Berkaca dari itu, MUI kemudian mengkaji pelarangan game PUBG dan disinyalir akan membuat fatwa resmi terkait PUBG menjadi salah satu game yang haram. Meskipun pada akhirnya, isu inspirasi itu hoax semata, Majelis Ulama Indonesia tetap mengkaji pelarangan itu karena dianggap banyak menciptakan mudarat, walaupun alasannya terlalu dibuat-buat seperti sudah kepalang tanggung.

Berkaitan dengan kajian game PUBG diharamkan itu, pemerintah Indonesia melalui Kemenpora bersikeras meminta MUI untuk mempertimbangkan aspek perkembangan dunia e-Sport dalam melabeli status game PUBG menjadi haram. Terkait dengan masalah ini, Kabar Games mempunyai pendapat bahwa seharusnya tidak hanya PUBG saja yang dilabeli atau difatwa sebagai game haram oleh MUI. Bila memang mengacu pada inspirasi teroris yang berasal dari aksi tembak menembak, selain PUBG, 10 game online terpopuler di Indonesia ini pun pantas dilabeli haram.

Baca Juga :

Overwatch

Game pertama yang pantas dikaji untuk dilabeli game haram di Indonesia seperti PUBG adalah Overwatch. Dirilis dan dikembangkan oleh Blizzard Entertainment, Overwatch dirilis di platform konsol dan juga PC. Game yang sudah ada kejuaraan eSport-nya ini merupakan permainan tembak menembak yang berfokus pada pertarungan antar tim.

Tidak seperti game FPS pada umumnya, Overwatch berfokus pada karakter yang dimainkan untuk dapat memenangkan pertandingan. Jadi, para pemain harus mahir menggerakkan karakter yang tersedia sesuai strategi tim. Di game ini tersedia pelbagai macam senjata yang diwakilkan dari pelbagai macam karakter. Para pemain bisa mencoba berbagai jenis senjata normal dan futuristik yang tentunya bisa diarahkan sebagai inspirasi melakukan aksi teroris.

Free Fire

Lepas dari Point Blank yang ikonik, Garena akhirnya merilis Free Fire sebagai gacoan barunya untuk game tembak menembak di Indonesia. Mengincar pemain yang menyukai genre battle royale yang sedang tren, Free Fire dianggap pilihan yang pantas untuk menyaingi kedigdayaan PUBG di nusantara. Selayaknya PUBG, game ini hampir mirip-mirip dengan pembeda di skin, tempat bertanding, desain senjata dan juga desain karakter. Karena mirip-mirip ya pastinya pantas banget kalau salah satu game online terbaik bergenre tembak menembak ini dikaji untuk diberikan fatwa game haram di Indonesia seperti pengkajian pelabelan PUBG haram.

Loading…

Counter Strike

Sudah ada sejak puluhan tahun, tepatnya tahun 1999, game FPS ini terus lestari hingga sekarang ini. Meski sudah banyak pesaing, Counter Strike terus ada dan setia dengan format pertandingan dua tim yang terbagi atas tim teroris, dan juga polisi. Game yang terus menelurkan seri barunya ini sudah sampai kepada judul paling barunya, yakni Counter Strike Global Offensive yang dirilis Valve. Game ini bisa dikatakan sebagai simulasi perang antara teroris dan juga polisi luar negeri. Bagi orang-orang yang memang berminat mencari inspirasi untuk menjadi teroris, game ini bisa masuk daftar. Oleh karenanya, MUI pantas mengkaji pelarangannya di Indonesia.

Baca Juga :

Fortnite

Sejak awal kemunculannya, publisher Fortnite memang sudah mengincar kue penggemar game battle royale yang didominasi oleh PUBG. Dengan konsep yang sama, selain skin, tempat bertanding, senjata, dan juga karakter yang menjadi sedikit pembeda, fitur paling unik dari game ini yang membedakan dengan PUBG adalah kemampuan membangun untuk bertahan dan memposisikan diri dalam perang untuk menjadi pemain yang paling terakhir bertahan. Meski tidak senyata game PUBG, permainan online ini masih layak untuk dilabeli game haram di Indonesia oleh MUI karena kemiripannya dengan PUBG.

Point Blank

Seperti pengkajian untuk menjadikan game PUBG haram, permainan online selanjutnya yang pantas untuk dikaji agar dilabeli sama adalah Point Blank. Game yang selalu disematkan label KW dari game Counter Strike ini sempat meledak di Indonesia ketika warnet masih banyak dikunjungi oleh para bocah-bocah toxic Indonesia. Game FPS CT vs teroris yang masih dimainkan di Indonesia ini selain berpotensi menginspirasi para pemainnya untuk menjadi teroris juga menginspirasi para pemainnya untuk berbuat curang dalam kehidupan dikarenakan mudahnya menjadi cheater di dalam game ini.

Call of Duty

Game ini adalah permainan perang atau simulasi perang yang sudah ada sejak lama. Ada banyak seri dari Call of Duty ini dengan judul terakhir yang populer di dunia adalah Call of Duty Black OPS 4. Di Indonesia game ini kurang populer, tetapi masih ada pemainnya. Seperti selayaknya militer dan perang sungguhan, banyak fitur dalam game ini yang berkaitan erat dengan dunia nyata. Akibatnya, potensi game ini untuk dilarang seharusnya tinggi seperti potensi membuat PUBG haram.

Battlefield

Setali tiga uang dengan Call of Duty, judul Battlefield banyak seri-nya, kurang populer di Indonesia, masuk ke dalam genre perang, dan fitur di dalamnya berkaitan erat dengan dunia nyata yang berpotensi membuat para pemainnya terinpirasi untuk melakukan aksi teroris dan atau menjadi teroris. Jadi sudah selayaknya juga dikaji seperti pengkajian pelabelan game PUBG haram.

Grand Theft Auto

Berbicara tentang potensi kriminalitas yang ditimbulkan oleh permainan Grand Theft Auto atau GTA yang dikelola Rockstar Game tidak akan ada habisnya. Game yang punya seri online-nya ini amat populer di Indonesia, terutama di kalangan bocah-bocah toxic. Banyak hal yang bisa dikaji untuk membuat GTA mendapatkan label game haram di Indonesia. Selain karena adanya penggunaan senjata yang berpotensi menginspirasi pemainnya menjadi teroris, game ini juga berpotensi mengajarkan para pemainnya untuk melanggar lalu lintas, mencuri kendaraan, membuat onar, dan masih banyak lagi. Setidaknya jika gagal menjadi teroris, para pemainnya bisa menjadi mafia.

Red Dead Redemption

Masih dikelola di bawah bendera yang sama seperti GTA (Rockstar Games), seperti pengkajian untuk membuat PUBG haram, Red Dead Redemption pun pantas masuk dalam kajian untuk pelabelan game haram oleh MUI. Selayaknya GTA, meski dengan latar tempat dunia barat jaman koboy, banyak tindakan kriminal di dalam game ini yang berpotensi untuk menjadi inspirasi para pemainnya guna melakukan kejahatan di dunia nyata.

Apex Legends

Game terakhir yang masuk dalam daftar yang pantas dikaji untuk dilabeli game haram di Indonesia oleh MUI seperti pengkajian untuk menjadikan PUBG haram adalah Apex Legends. Permainan battle royale online yang gencar dipromosikan lewat streamer populer Twitch, NINJA, ini berpotensi menginspirasi para pemain di Indonesia untuk menjadi teroris via fitur-fitur di dalamnya.

Itulah 10 game online di Indonesia yang pantas dikaji untuk dilabeli game haram selayaknya pengkajian untuk pelabelan status PUBG menjadi permainan haram. Nantikan berita, tips dan informasi lainnya seputar PUBG hanya di situs games kebanggaan anak bangsa, Kabar Games!

Bagikan untuk teman:
Loading...