Gamer Overwatch Tersandung Kasus Pedofilia

Gamer Overwatch Tersandung Kasus Pedofilia

Dari ranah games eSports Overwatch, terdapat kabar terbaru yang merusak citra games tersebut dan juga para pemain games. Salah satu gamer pro dari games ini tersangkut kasus pedofilia. Berita ini membuat banyak orang kaget dan juga penasaran tentang siapa pelakunya dan kepada siapa dia melakukan. Ada pun gamer Overwatch tersandung kasus pedofilia yang dimaksud adalah DreamKazper.

Gamer Overwatch Tersandung Kasus Pedofilia

DreamKazper

Setelah berita kasus pedofilia milik DreamKazper viral,  sang pemain pro langsung dikeluarkan timnya Boston Uprising dan diskors tanpa batas waktu dari Overwatch League. Tuduhan pelanggaran seksual terhadap anak di bawah umur ini tidak main-main, sehingga sanksi paling tegas diberikan padanya oleh Boston Rising. Ada pun Overwatch League diberitakan tengah melakukan investigasi mengenai kasus ini.

Manajemen Overwatch League mengumumkan melalui Twitter prihal dikeluarkannya DreamKazper. Organisasi yang dimiliki oleh Robert Kraft yang juga menjadi pemilik New England Patriots mengatakan bahwa Boston Uprising sudah mengakhiri kontraknya DreamKazper, dan terkait masalah ini tim tersebut menolak untuk berkomentar lebih jauh lagi.

Tuduhan serius ini viral melalui unggahan seorang siswa SMA yang berusia 14 tahun. Siswi bernama Lily tersebut menyatakan bahwa Jonathan “DreamKazper” Sanchez ingin memulai suatu hubungan seksual online kepadanya setelah lama melakukan chat dengannya.

Chat Twitter DreamKazper

Saat menulis chat dan meminta gambar yang tak senonoh, Lily mengatakan bahwa Jonathan “DreamKazper” Sanchez tahu usia dari perempuan tersebut. Ada pun, DreamKazper meminta gambar tak senonohnya Lily melalui media sosial FaceTime, Twitter, dan juga Snapchat.

Peryataan dari siswi SMA tersebut disertai juga dengan beberapa bukti dokumentasi yang terperinci. Dia mengunggah dokumentasi terperinci dari perbuatan tak senonoh yang dilakukan Jonathan “DreamKazper” Sanchez melalui situs berbagi foto online.

Untuk mempertegas kesalahan DreamKazper, Lily juga mengunggah cerita terperinci mengenai kedekatannya dengan DreamKazper. Unggahan cerita yang dimaksud telah Lily taruh di Google Document Online.

“Setelah melakukan pembicaraan dengan teman-teman dekat prihal tindakan tersebut selama sebulan, saya menyadari betapa luar biasanya seorang yang mempunyai kekuasaan itu,” tulisnya yang dilansir dari DoteSports.

“Saya melangkah maju untuk membeberkan semuanya dan berharap ini tidak terjadi pada siapa pun di masa depan. DreamKazper seharusnya tahu dengan baik ketika terlibat dalam aktivitas eksplisit dengan seseorang tujuh tahun lebih muda darinya, terutama ketika ia mewakili tim. Ia menggunakan status sosialnya untuk membutakan dan memanfaatkan saya, ” tambahnya lagi.

Setelah pengakuan dari Lily tersebut, muncul tuduhan serupa yang mengarah ke DreamKazper juga. Kali ini tuduhan serupa datang dari seorang wanita muda yang telah berumur 16 tahun. Ia berbicara kepada DotEsports dengan kondisi anonimitas. Perempuan yang berumur 16 tahun itu mengatakan bahwa Jonathan “DreamKazper” Sanchez sudah membelikan dirinya sebuah tiket pesawat buat mengunjunginya di kota California.

Tiket Pesawat DreamKazper

Akan tetapi, alih-alih jadi mengunjungi Jonathan “DreamKazper” Sanchez. Perempuan muda ini malah membatalkan perjalanannya. Jonathan “DreamKazper” Sanchez tak tinggal diam, ia meminta foto telanjang dari perempuan tersebut dan menyebutnya telah berhutang padanya.

Saat berkenalan dengan wanita muda yang berumur 16 tahun itu, Jonathan “DreamKazper” Sanchez  mengaku bahwa dirinya baru berumur 18 tahun tak seperti yang ada pada profil games FPS Overwatch miliknya, yakni 21.

Diketahui bahwa perempuan muda yang berumur 16 tahun ini tinggal di Georgia. Hukum setempat menyatakan kedewasaan anak pada 16 tahun. Sedangkan Jonathan “DreamKazper” Sanchez tinggal di California yang menyatakan kedewasaan anak pada 18 tahun. Oleh karenanya, ini termasuk kejahatan pornografi anak. Demikian lah berita terbaru tentang gamer Overwatch tersandung kasus pedofilia.

Bagikan untuk teman:

Komentar Gamers!

Jumlah Komentar!