6 Game Ini Ramaikan Esports Asian Games 2018

6 Game Ini Ramaikan Esports Asian Games 2018

Asian Games 2018 di Palembang akan segera digelar. Cabang esports akan meramaikan untuk pertama kalinya dalam event olahraga terbesar skala Asia ini. Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya telah terpilih 6 game yang akan meramaikan cabang esports Asian Games 2018. Ada pun game yang dimaksud adalah seperti dijelaskan di bawah ini.

6 Game Pada Cabang Esports Asian Games 2018

Arena of Valor Asian Games 2018

Selepas berita kepastian Arena of Valor (AOV) masuk ke dalam cabang eksibisi esports dalam event olahraga Asian Games 2018, AESF atau pihak Federasi Esports Asia mengumumkan informasi terbaru terkait 5 game selanjutnya yang akan turut serta dalam rangka meramaikan event olahraga paling besar di Asia itu.

Ada pun game yang mengikuti jejak games mobile Arena of Valor adalah Pro Evolution Soccer, League of Legends, Hearthstone,  StarCraft II, dan Clash Royale. Terpilihnya 6 game ini menimbulkan banyak pertanyaan dari khalayak ramai karena ada games yang jauh lebih populer tak terpilih.

5 Games Esports Asian Games 2018

Terutama pertanyaan prihal kriteria pemilihan games MOBA Arena of Valor sebagai sebuah game yang dinilai pantas buat dipertandingkan dalam Asian Games 2018 dibandingkan games sejenis, seperti Mobile Legends Bang Bang ataupun Vainglory.

Alasan pemilihan 6 game itu, tak dijelaskan secara mendetail. Prihal pemilihan 6 game ini masuk ke dalam cabang eksibisi esports Asian Games 2018 adalah murni keputusan yang dibuat oleh Federasi Esports Asia (AESF) yang telah disetujui oleh Olympic Council of Asia (OCA) dan direkomendasikan juga oleh Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC).

6 Game Cabang Esports Asian Games 2018

Tiap-tiap federasi eSports negara peserta berhak memilih game yang bakal diikuti dari 6 game yang ditetapkan bakalan meramaikan Asian Games 2018, tetapi tiap negara peserta tetap melewati proses kualifikasi yang dijadwalkan dari 5 – 31 Mei 2018.

Penyisihan nasional untuk kontingen esports Indonesia direncanakan IeSPA akan digelar pada akhir bulan Mei 2018 ini. Namun, games yang ditentukan akan digelar kualifikasinya masih belum diputuskan oleh induk olahraga eSports Indonesia itu. Jadi, para pecinta esports Indonesia harus bersabar menunggu berita teranyar prihal keputusan game yang akan digelar kualifikasinya.

Berbicara prihal esports yang dipastikan meramaikan Asian Games 2018, Harry Warganegara Harun, selaku Deputi I Bidang Games Operations INASGOC mengatakan bahwa cabang itu adalah salah satu demo sport dari total dua cabang yang akan meramaikan Asian Games 2018. Cabang olahraga lainnya yang dimaksud adalah kano polo.

Harry Warganegara Harun

“Ada total lima olahraga yang diusulkan menjadi demo sport pada Asian Games 2018, tetapi OCA hanya menerima dua cabang, yaitu kano polo dan esports. Demo sport akan digelar di Jakarta, dan juga Palembang, “ tutur Harry.

Demo sport akan tetap memperebutkan medali, tetapi perolehan medalinya tak dihitung sebagai perolehan total dari medali kontingen negaranya. Pelaksanaan kompetisi game demo sport pun tak menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara, INASGOC, melainkan induk organisasi tiap-tiap negara. Esport memang menjadi eksibisi pada Asian Games 2018 ini, tetapi cabang olahraga ini bakalan debut dalam pertandingan resmi pada perhelatan Asian Games 2022 yang diselenggarakan di Huangzhou, China.

Itu dia berita teranyar seputar cabang esports Asian Game 2018. Doakan saja sukses ya acara turnamen Asian Games di Indonesia ini ya, dan kontingen esports Indonesia mampu meraih medali serta mengharumkan nama bangsa meski hanya cabang eksibisi!

Bagikan untuk teman:

Komentar Gamers!

Jumlah Komentar!