sukistreet
Dragon Ball Z Kakarot: Game Action RPG Open World Terbaru

Dragon Ball Z Kakarot: Game Action RPG Open World Terbaru

Dragon Ball Z berada di atas angin setelah Dragon Ball FighterZ sangat sukses tahun lalu, dan Bandai Namco berusaha menjaga kesuksesan itu dengan membuat game Action RPG open world terbaru, Dragon Ball Z Kakarot. Kakarot keluar dari genre game pertempuran dan memungkinkan pemain menjelajahi dunia, dan bermain melalui sebagian besar kehidupan Goku.

Ini adalah game action RPG, bukan yang pertama untuk game Dragon Ball, tetapi beberapa dari mereka telah mencapai PC, dan sejauh ini Kakarot tampaknya seru. Berikut semua yang Kabar Games ketahui sejauh ini tentang game Dragon Ball Z Kakarot.

Baca Juga :

Trailer & Tanggal Rilis Dragon Ball Z Kakarot

Bandai Namco mengumumkan bahwa Dragon Ball Z Kakarot dirilis pada 16 Januari 2020 di PC, PS4, dan Xbox One. Trailer dramatis ini menunjukkan arc Gohan di Saga Cell, dan menciptakan kembali momen-momen penting dari anime dalam gaya 3D Kakarot yang indah. Kamu bisa bermain sebagai Gohan dan tampaknya berlatih bersama Goku.

Demo Gameplay Dragon Ball Z Kakarot

Demo selama 10 menit ini memberi kesan yang baik tentang pertempuran dan petualangan game Dragon Ball Z Kakarot. Para pemain diberi banyak kebebasan untuk menjelajah, di mana terbang menjadi sarana utama perjalanan kamu (meskipun kamu juga bisa melihat Goku berlari dengan kecepatan super juga).

Pertempurannya tampak kurang lebih sama seperti Dragon Ball Z, tapi yang keren adalah, pertempuran terjadi secara dinamis di mana pun kamu berada, dimana sesuai dengan idenya, permainan ini adalah game open world.

Jenis Permainan Dragon Ball Z Kakarot

Dragon Ball Z Kakarot, Game Action RPG Open World Terbaru

Dragon Ball Z Kakarot adalah game open world action-RPG, tetapi juga semacam game pertarungan. Saat terbang di seluruh dunia sebagai Goku, game ini memiliki kontrol orang ketiga yang khas. Ketika perkelahian terjadi, perspektif bergeser pada permainan pertempuran over-the-shoulder. Di luar pertempuran, kamu dapat bebas berkeliaran di lokasi untuk menyelesaikan tugas sampingan, menambang mineral dengan ledakan Ki, dan memancing.

Loading…

Yang membedakan Kakarot dari game pertarungan DBZ yang tak terhitung jumlahnya adalah, penekanannya pada perkembangan RPG. Gameplaynya konsisten dengan cerita arc anime khas Dragon Ball, yang berarti Goku di game ini tidak memulai dengan langkah-langkahnya yang paling kuat.

Berbicara kepada Kotaku pada E3 2019, Direktur Kakarot Hara Ryosuke menjelaskan keputusan itu. “Idenya adalah untuk membenamkan pemain ke dalam perasaan Goku di saat-saat yang berbeda. Ini hal yang kecil, tetapi ini bisa menjadi sesuatu yang baru bagi para penggemar anime Dragon Ball Z yang mencari sesuatu yang berbeda, banyak RPG DBZ masa lalu, seperti The Legacy of Goku, ada di perangkat seluler.”

Baca Juga :

Developer Game Dragon Ball Z Kakarot

CyberConnect2

CyberConnect2 digadang-gadang akan menjadi developer game Kakarot ini. Studio ini memiliki sejarah panjang membuat game pertarungan anime, terutama dengan game-game hack dan seri Naruto: Ultimate Ninja. Game Ultimate Ninja adalah game pertempuran yang sangat mudah diakses, jadi Kakarot kemungkinan besar tak terkecuali.

Artinya, mereka tahu cara membuat video game anime terlihat bagus. Asura’s Wrath (game action tahun 2012 yang entah kenapa tidak pernah berhasil sampai ke PC) memiliki beberapa momen action paling menakjubkan yang pernah Kabar Games lihat, jadi semoga Kakarot memberikan kejutan.

Kakarot Mengikuti Cerita Anime Dragon Ball Z

15 Fakta Dragon Ball Z (DBZ) yang Selama Ini Salah

Ya, mereka memiliki jalan cerita Dragon Ball Z yang sama. Tidak ada banyak materi DBZ di luar sana, jadi Kabar Games rasa masuk akal untuk mengikuti apa yang sudah diketahui dan dinikmati para penggemar. Semoga kamu siap untuk mengalahkan Raditz, mengumpulkan beberapa bola naga, dan menghidupkan kembali teman-teman kamu.

Pencipta seri Dragon Ball memiliki karakter asli perdana di Kakarot. Bonyu tampaknya hanya muncul sebagai bagian dari “pencarian singkat”. Ini masuk akal, mengingat Kakarot mengikuti cerita utama DBZ dari awal, dan hanya akan berbeda dari canon dalam konten sampingannya.

Dragon Ball Z Kakarot memiliki area terbuka, tetapi itu bukan kotak pasir besar. Areanya dikontrol oleh perkembangan cerita, seperti gerakan tambahan Goku. Meski begitu, area yang ditunjukkan dalam demo memiliki vertikalitas yang mengesankan dan tampak bagus. Tetapi Kabar Games ragu tentang kedalaman konten sampingan: keterbukaan menurut Kabar Games bisa menjadi alasan untuk terbang lebih dari apa pun.

Goku Bisa Memancing dengan Ekornya

Kecuali kamu menonton anime Dragon Ball asli dari akhir tahun 80-an, ini mungkin akan terlihat membingungkan. Game memancing yang terlihat dalam demo adalah penghormatan untuk sebuah episode dari anime lama, di mana versi Goku kecil memancing dengan ekor Saiyannya (Peringatan: adegan tersebut menunjukkan Goku kecil tanpa celana untuk sesaat).

Meski begitu, Goku dewasa dari Kakarot tidak memiliki ekornya lagi, jadi bagaimana ia melakukannya? Dengan solusi sederhana yang brilian agar momen ini tetap bekerja, Goku hanya mengeluarkan ekor dari sakunya (??) dan memasangnya di tulang ekornya.

Siapa itu Kakarot?

Kakarot sendiri adalah nama lahir Goku dari sebelum dia tiba di Bumi. Itulah sebabnya Vegeta, seorang Saiyan juga, lebih suka menggunakan nama aslinya daripada nama Bumi-nya. Fakta seru: semua nama Saiyan adalah mutasi aneh dari nama sayuran! Kakarot (carrot atau wortel), Raditz (radish atau lobak), Beet (bit atau tanaman umbi-umbian), Broly (brokoli), dan tentu saja, Vegeta (vegetable atau sayuran).

Bagikan untuk teman:
Loading...