sukistreet
15 Fakta Son Goku yang Belum Pernah Kamu Dengar

15 Fakta Son Goku yang Belum Pernah Kamu Dengar

Saat ini, para penggemar serial Dragon Ball Super beramai-ramai mencoba mencari tahu semua fakta tentang Black Goku, namun seberapa kenalkah kita dengan Son Goku yang asli? Bahkan jika kamu telah menyaksikan ratusan episode dari serial DBZ dan menonton semua film Dragon Ball, apakah masih ada sesuatu yang akan mengejutkan?

Mari kita lihat seberapa baik kamu mengenal tandem sejati Vegeta di serial Dragon Ball dengan adanya artikel ini. Langsung saja, berikut ini fakta tentang Son Goku yang mungkin belum pernah Kamu dengar sebelumnya.

Baca Juga :

9 Mei adalah Hari Goku di Jepang

Hampir setiap hari sekarang jadi hari perayaan. Tak terkecuali Hari Goku. Karakter ini membintangi salah satu anime paling populer yang pernah dibuat. Sama seperti 4 Mei yang identik dengan Star Wars karena beberapa permainan kata (may the force be with you), 9 Mei menjadi hari Goku (Goku Day) karena alasan yang sama.

Rupanya di Jepang, angka 5 dan 9 dapat diucapkan dengan bunyi “go” dan “ku”. Jadi Mei adalah bulan kelima, dan pada hari kesembilan bulan kelima, maka akan menjadi “Goku”.

Toriyama Terinspirasi “Journey to The West

Ini adalah salah satu fakta yang banyak penggemar mungkin sudah sadari, tetapi ketika berbicara tentang Son Goku, kita tidak bisa menghilangkan sesuatu yang menjadi inspirasi untuk karakter tersebut.

Akira Toriyama sangat terbuka dalam mengakui bahwa serial Dragon Ball berasal dari keinginannya untuk membuat cerita yang mirip dengan “Journey to The West“. Jadi jika kamu pernah bertanya-tanya mengapa Saiyan adalah monyet, itu karena Son Goku terinspirasi dari Kera Sakti yang ada di “Journey to The West“.

Loading…

Goku Hanya Menang di 1 Turnamen Bela Diri

Goku mungkin menjadi salah satu karakter anime terkuat yang pernah ada, dan sering berdiri di puncak serial ini sebagai karakter paling kuat, tetapi catatan pertarungan profesionalnya sebenarnya tidak sehebat itu. Son Goku menyukai pertarungan yang bagus, sehingga itu bisa menjadi alasan dia tertarik pada pertarungan turnamen. Dan terutama dalam Dragon Ball original, itu terbukti. Masalahnya adalah, karena satu dan lain alasan, dia tidak pernah bisa bertarung dengan baik di dalam turnamen.

Sepanjang berbagai serial Dragon Ball, Son Goku telah berkompetisi di sembilan turnamen berbeda, namun fakta nya ia hanya menjadi pemenang dalam satu turnamen. Dua turnamen pertamanya di Dragon Ball original membuatnya kalah dari Jackie Chun dan Tien. Namun di turnamen ketiganya, ia meraih satu-satunya kemenangan melawan Piccolo.

Baca Juga :

Kemudian pindah ke serial Dragon Ball Z, ia kalah melawan Perfect Cell selama Cell Game, bertarung melawan Pikkon di turnamen Other World, lalu bertarung di pertandingan yang tidak direncanakan dengan Vegeta selama saga Buu, dan sekali lagi ketika ia melawan Uub di akhir dari serial DBZ.

Meskipun orang-orang tidak suka mengakui adanya Dragon Ball GT, tapi Son Goku bertarung dalam turnamen di sana juga, di mana ia kalah dari bocah lelaki lemah bernama Mugley setelah terdistraksi oleh Vegeta yang muncul. Akhirnya, dan baru-baru ini, di Dragon Ball Super, jiwa sportif Goku bermain dan membuatnya mengeliminasi dirinya sendiri dalam turnamen melawan Hit, karena aturan tidak boleh membunuh yang melarang Hit memanfaatkan kekuatan penuhnya.

Rambut Pirang SS Hanya untuk Hemat Waktu

Rambut pirang Super Saiyan identik bahwa segalanya akan menjadi serius. Kita tahu bahwa seorang Saiyan harus sangat marah agar bisa berubah bentuk itu, jadi ketika mereka menjadi Super Saiyan, biasanya itu menjadi indikator bahwa akan ada seseorang yang terluka. Tetapi bahkan di dunia Dragon Ball, kita tidak benar-benar mendapatkan penjelasan mengapa rambut mereka berubah pirang. Misalnya, mengapa seorang Saiyan yang mendapatkan kekuatan lebih, bisa mempengaruhi warna rambut mereka?

Menurut logika animenya, rambut pirang (dan kemudian merah dan biru) mungkin akan selalu menjadi misteri, tetapi dalam penjelasan dunia nyata, kita tahu alasannya. Ketika pria di belakang manga, Akira Toriyama, sedang mencari cara agar itu menjadi jelas secara visual bahwa Son Goku telah memperoleh kekuatan baru, mengubah gaya rambutnya sepertinya cara yang baik untuk menyampaikan hal itu.

Tetapi ada juga masalah, yaitu tidak inginnya transformasi tersebut menjadi sesuatu yang terlalu sulit untuk digambarkan. Jadi sebagai gantinya, Toriyama melakukan sesuatu yang benar-benar akan menghemat waktu untuk menggambar, karena di halaman hitam dan putih dari manga, rambut pirang diwakili oleh warna putih. Jadi dengan membuat rambutnya menjadi pirang, menghemat waktu dibandingkan dengan harus mewarnai rambut Goku yang biasanya hitam.

Di DBZ, Goku Hanya Membunuh 2 Penjahat

Goku jelas adalah orang yang sangat ramah yang tidak suka menyakiti orang lain. Sepanjang serial ini, ia terus mencoba memberikan kesempatan kedua kepada orang-orang yang telah melakukan beberapa hal yang sangat mengerikan. Namun, di Dragon Ball original, dia masih menunjukkan bahwa dia bersedia dan mampu mengakhiri nyawa orang-orang yang berkomitmen pada cara-cara jahat mereka.

Mungkin kedewasaan melunakkan Son Goku, karena dia mengurangi membunuh di Dragon Ball Z. Tidak hanya dia berulang kali menawarkan untuk menyelamatkan Frieza, yang menghancurkan seluruh planet, tetapi dia bahkan menahan diri untuk tidak membunuh siapa pun sampai Buu saga. Bahkan kemudian, satu-satunya korbannya adalah Yakkon, yang pada dasarnya bunuh diri dengan memakan terlalu banyak energi Goku, dan Kid Buu, yang kemudian melakukan reinkarnasi sebagai Uub.

Son Goku Takut dengan Jarum

Memang, sifat karakter satu ini lebih menonjol di anime daripada manga, sehingga beberapa penggemar akan mengabaikannya sebagai non-canon, tetapi penggemar yang mengingat episode sebelumnya dari Dragon Ball original mungkin akan mengingat ketidaksukaan Goku terhadap jarum. Bahkan ketika masih kecil, tidak banyak yang bisa menakutinya, selain suntikan dengan jarum.

Hal seperti ini umumnya digunakan sebagai gimmick komedi pada awal serial untuk melihat karakter yang begitu tangguh berubah menjadi pengecut atas sesuatu yang bukan masalah besar. Tetapi jika mereka terus menggunakan lelucon tersebut, itu bisa membuat pertarungannya dengan Cell menjadi lebih menarik.

Pada awalnya, Cell pada dasarnya menggunakan ekornya sebagai jarum untuk menyedot nyawa dari para korbannya. Itu bisa membuat mimpi terburuknya menjadi kenyataan.

Pengisi Suara Goku adalah Perempuan

Fakta tentang Son Goku yang satu ini mungkin tidak akan mengejutkan banyak orang, terutama mereka yang menonton Dragon Ball versi bahasa Jepang. Tetapi bagi banyak dari kita yang tumbuh dengan Dragon Ball Z versi suara Inggris atau Indonesia, sangat menggelikan untuk mengetahui hal ini. Son Goku terdengar seperti pria yang cukup normal dalam terjemahan Inggris atau Indonesia, tetapi dalam bahasa Jepang, kamu pasti akan menyadari bahwa seorang perempuanlah yang menyuarakan pria yang sangat kuat ini.

Memang, bahkan dalam bahasa Inggris pun sangat umum bagi perempuan untuk menyuarakan karakter laki-laki muda, seperti Trunks versi anak-anak, dan kamu perlu menyesuaikan diri untuk mendengar Masako Nozawa dari Jepang sebagai Goku. Tentu saja, penggemar dubbing Jepang tidak memiliki masalah dengan Nozawa, dan melihatnya sebagai suara definitif dari Goku, sama seperti para penonton bahasa Inggris yang menganggap Sean Schemmel sebagai suara khas Goku.

Pertempuran Terlama dalam Sejarah Anime

Jika kamu merasa bahwa pertarungan melawan Frieza di Namek membutuhkan waktu lama, jangan khawatir, karena itu memang benar. Tentu saja, Frieza adalah musuh terbesar dalam serial Dragon Ball Z sampai saat itu, dan semua orang memang tidak suka dengannya. Pertempuran Son Goku melawan Frieza sendiri memakan waktu empat jam dari awal hingga akhir, dan fakta nya itu adalah pertarungan terpanjang yang pernah terjadi di anime mana pun (4 jam itu hanya bagiannya Goku).

Frieza melakukan tiga pertempuran lain yang membuat Vegeta, Gohan, Krillin, Piccolo dan Dende sibuk dalam banyak episode sebelum yang terakhir. Pertempuran Frieza telah menjadi terkenal karena panjangnya, terutama karena kalimat Frieza yang mengatakan bahwa serangan yang baru saja digunakannya akan menghancurkan planet ini dalam “lima menit”, namun pertempuran terus berlanjut selama beberapa episode lagi.

Son Goku Tak Pernah Kalahkan Vegeta

Sepanjang serial Dragon Ball, karakteristik utama Son Goku adalah kesetiaannya pada orang-orang yang dicintainya, dan keinginannya untuk bertarung dengan orang-orang kuat. Di sisi lain, kebanyakan orang akan mendefinisikan karakteristik Vegeta di Dragon Ball Z dengan kecemburuannya terhadap kekuatan Goku dan keinginan untuk menjadi lebih baik darinya.

Pertanyaan nya sekarang adalah, mengapa Vegeta menjadi seperti itu? Apakah karena Goku lebih kuat dari dia dan selalu mengalahkannya dalam pertempuran? Sebenarnya bukan itu masalahnya.

Dalam pertarungan pertama mereka, Vegeta hampir membunuh Goku setelah ia berubah menjadi bentuk kera besar dan menghancurkannya. Di akhir serial memang Vegeta kalah, tapi itu lebih karena Krillin, Gohan, dan Yajirobe yang datang untuk membantu Goku dalam pertempuran tersebut.

Dan pertarungan kedua mereka? Majin Vegeta mengalahkan Son Goku di akhir pertarungan itu juga. Memang benar Goku menyembunyikan kemampuannya untuk menjadi Super Saiyan 3, tetapi obsesinya dengan belas kasih dan keadilan telah berulang kali terbukti menjadi kelemahan yang berbalik menjadi bumerang baginya, seperti mencoba menyelamatkan Frieza, dan memberikan Cell kacang senzu. Itu tetap saja kekalahan meski hanya karena Vegeta cukup kejam untuk memanfaatkan kenaifan Goku.

Jadi Vegeta tidak pernah kalah dari Goku, dan bahkan melampauinya beberapa kali seperti ketika dia menjadi Super Saiyan melawan Android 19, dan ketika dia muncul dari Hyperbolic Time Chamber untuk menantang Semi-Perfect Cell. Jadi ini semua menimbulkan pertanyaan: mengapa Vegeta begitu iri pada Son Goku?

Kamehameha bukan Jurus Pamungkas

Kita semua tahu teknik Kamehameha adalah jurus khas Son Goku dan fakta bahwa dia memang sudah menggunakannya sejak kecil. Tetapi jika kamu berpikir itu adalah serangan terakhir yang hanya dilakukan sebagai jurus pamungkas, maka kamu mungkin akan terkejut dengan statistik tentang seberapa sering Goku menggunakannya.

Jadi kita tahu ada 153 episode serial Dragon Ball original, dan 291 episode serial lanjutan Dragon Ball Z. Selama kedua serial tersebut, ia telah menggunakan Kamehameha total sebanyak 97 kali. Ada sekitar satu Kamehameha setiap empat atau lima episode. Jadi itu sebenarnya bukan jurus terakhir yang menjadi andalan.

Dubber Goku Pingsan saat Transformasi SS4

Alasan mengapa perempuan menjadi pengisi suara Jepang Goku mengejutkan bagi banyak orang adalah karena begitu banyak dari kita tumbuh dengan Sean Schemmel Amerika sebagai pengisi suara Son Goku dalam bahasa Inggris. Dan tentu saja, dia sangat kuat menjadi Goku, dan menjadi salah satu dubber suara terbaik dalam serial ini. Dia hebat dalam menangkap antusiasme Goku serta intensitasnya selama pertempuran.

Serial ini dikenal karena jeritan teriakannya yang panjang, dan ini pernah menyebabkan Sean Schemmel pingsan saat rekaman. Banyak orang menebak itu pasti dari transformasi Super Saiyan 3 yang pada dasarnya berteriak selama lima menit dengan nada yang semakin tinggi dan semakin tinggi.

Tapi itu sebenarnya dikarenakan transformasi Super Saiyan 4 pertama Goku. Schemmel mengatakan bahwa teriakan yang turun menjadi geraman rendah adalah penyesuaian yang lebih sulit pada napasnya, yang membuatnya pingsan dan terbangun di lantai.

KFC Menggunakan Goku untuk Iklan

Meskipun serial Dragon Ball dan anime pada umumnya sangat populer di banyak belahan dunia, tapi masuk akal bahwa mereka memiliki basis penggemar yang paling signifikan di Jepang karena itu adalah tempat asalnya. Jadi pasti, ada banyak orang di dunia Barat yang menantikan film Dragon Ball Z baru, tetapi mungkin tidak dapat mengalahkan rantai makanan cepat saji KFC di Jepang yang menggunakan Dragon Ball untuk iklan.

Di Jepang, Dragon Ball Z telah digunakan untuk mengiklankan berbagai produk. Meskipun salah satu yang paling lucu adalah iklan Kentucky Fried Chicken yang ditayangkan di Jepang untuk mengiklankan film Battle of Gods. Dengan para tokoh Saiyan yang doyan makan, iklan makanan memang masuk akal untuk serial ini, tetapi gabungan antara Goku dan Kolonel Sanders cukup aneh untuk dilihat.

Ia Meninggal karena Mengorbankan Dirinya

Dengan jumlah lawan kuat yang Goku temui, sungguh beruntung bahwa dia tidak banyak berakhir dengan sekarat. Bahkan ketika menghadapi Buu, seseorang yang benar-benar membunuh hampir setiap orang di muka Bumi, Son Goku masih merupakan salah satu yang beruntung yang tidak terjebak dalam pertarungan langsung (walau dia sudah mati pada saat itu, dia masih dapat terluka dalam perkelahian).

Menurut standar Dragon Ball, jumlah kematian Goku sangat rendah. Bukan hanya itu, tetapi dia juga sangat beruntung dalam setiap pertarungannya, sehingga satu-satunya saat dia meninggal adalah ketika dia rela mengorbankan dirinya.

Yang pertama adalah ketika dia menahan saudaranya Raditz sehingga Piccolo bisa menghabisinya dengan Cannon Beam Khusus, suatu langkah yang sayangnya mengharuskan kematiannya juga. Dan yang kedua adalah ketika Cell akan meledakkan dirinya untuk meledakkan Bumi, jadi Son Goku menggunakan Instant Transmission nya untuk membawa mereka berdua. Jadi, satu-satunya orang yang pernah membunuh Goku adalah Goku sendiri.

Son Goku vs Superman, Goku Kalah

Banyak kesamaan antara Goku dan Superman. Mereka berdua alien dari planet yang jauh. Planet asal mereka dihancurkan dan diyakini sebagai korban terakhir ras mereka. Mereka berdua menjadi pahlawan, dan memiliki nama Bumi. Dan yang paling penting, keduanya adalah karakter yang sangat kuat.

Hanya penggemar sejati yang ingin mereka mengalah pada titik tertentu, sehingga serial Death Battle dari Screw Attack mewujudkannya. Melihat kekuatan yang ada untuk setiap karakter dan faktor kerentanan mereka, tim Screw Attack terlibat dalam sedikit fan fiction untuk mengadu Super Saiyan melawan putra terakhir Krypton. Dan Goku kalah. Dua kali. Tapi berita bagusnya, pertama kali mereka bertarung, butuh kehancuran seluruh planet untuk membuat Goku kalah.

Ibu Goku Akhirnya Muncul di Manga 2014

Seiring Saiyan menjadi semakin menonjol di seluruh serial ini, satu aspek mencolok adalah betapa sedikitnya pejuang Saiyan perempuan. Tentu saja, di GT ada Bulla dan Pan, tetapi putri Vegeta tidak tertarik bertempur, sementara Pan tidak pernah benar-benar menjadi pusat perhatian ketika dia bahkan tidak bisa berubah menjadi Super Saiyan. Ada banyak perempuan Saiyan di film-film ini, meskipun cerita-cerita itu dianggap non-canon.

Suatu hal yang aneh memang, fakta bahwa Son Goku tidak pernah ingin tahu tentang orang tuanya, terutama setelah Raditz muncul dan mengungkap bahwa ia bahkan bukan manusia. Tapi para penonton mengetahui tentang ayahnya, Bardock, meskipun ibunya masih menjadi misteri. Dan hal itu akhirnya berubah pada 2014 ketika bonus manga Dragon Ball Minus menjelajahi latar belakang Goku yang dikirim ke Bumi, dan memberi kita kesempatan untuk pertama kalinya melihat ibunya, Gine, yang ternyata bahkan tidak ingin menjadi seorang pejuang.

Nah itulah beberapa fakta tentang Son Goku yang selama ini belum banyak orang tahu. Mungkin Kamu ada cerita lain yang belum ada di artikel ini, jangan ragu untuk beritahukan ke Kabar Games yah! Nantikan terus berita terbaru dan terupdate hanya di Kabar Games.

Bagikan untuk teman:
Loading...